Setengah jam sebelum bel berbunyi Raia masuk ke kelasnya, para siswa sibuk sendiri, ada yang sibuk bermain handphone, ngobrol, nyontek PR, nggosip. Dan saat Raia melangkah menuju kursinya siswa yang mungkin tadi ngeggosip melihat kearahnya,
“nape, ni orang pada liatin gue,” batinnya,
Saat Raia duduk Dikky, Kenya, Ilham langsung menyerbunya,
“gile loe Ra, bisa jalan sama kapten futsal yang di kenal jutek mampus,” ujar Kenya
Raia menyrengitkan dahi,
“maksud loe?,” tanya Raia polos,
“iya, foto loe lagi jalan berdua sama si Bisma udah nyebar luas di seluruh penjuru negeri SMA Tunas Bangsa,” ucap Dikky lebay,
“what??,” Raia kaget,
Saat Raia dan teman-temannya asik ngbrol ada salah seorang siswa berkata pada Raia,
“beruntung ya loe, bisa jalan berdua sama bisma, gue yang fansnya aja nggak pernah berhasil,” ujar cewek itu lalu berlalu dari hadapan Raia dan kawan-kawannya,
“gila, masak iya gue jalan sama cowok gue sendiri jadi heboh gini,” batin Raia, “owh iya gue kan backstreet,” lanjutnya sambil memukul dahinya,
“kenapa loe Ra, mukul-mukul jidat, ada nyamuk apa?,” tanya Ilham,
“nggak, gue lupa laptop gue belom gue cabut,” jawab Raia berbohong,
Raia langsung mengambil handphone di sakunya, dia mencari sebuah nama di kontaknya untuk di SMS,
To: Bismalem
eh, kok foto kita pas malming kemaren kesebar sih?
Derttt... dertttt balasan dari bisma datang
From : Bismalem
Gue juga nggak ngerti, pagi-pagi gue udah langsung di serbu pertanyaan sama temen-temen tim gue,
To : Bismalem
Kayaknya ada yang liat kita jalan deh
Derttt derttt
From : Bismalem
Udah lah, diemin aja, eh, ntar sore gue tanding futsal,loe liat ya, ngajak kenya juga nggak apa,
To : Bismalem
Iya, insya allah, udah ya, dah masuk nih, bye.
Bu Ressy masuk kelas dengan gaya berjalannya yang khas, lalu dia menyapa muridnya juga dengan khasnya
“selamat pagi anak-anak, langsung kalian buka halaman 198”
“udah gue tebak no basa-basi,” batin Raia
***
Tettt...tettt... tettt.....
Bel istirahat berbunyi, Bu Ressy mempersilahkan muridnya untuk beristirahat, semua siswa segera keluar dari kelas masing-masing, ada yang kekantin, ada yang ke perpus, ada yang Cuma nongkrong di depan kelas. Raia and the gank segera menuju ke kantin, saat Raia memasuki kantin dia langsung jadi pusat perhatian,
“gile, baru kali ini gue ngrasa jadi artis sekolah,” ujar Dikky lebay,
“huss, diem loe, mereka gak liatin loe, tapi Raia,” ucap Kenya sambil mencubit lengan Dikky,
Segera Raia menduduki kursi yang kosong di pojok kantin,
“kok gue jadi pusat perhatian gini ya?,” tanya Raia polos,
“ye elah, ni bocah, gimana sih loe, jelas lah loe jadi pusat perhatian, secara gitu, loe jalan sama kapten futsal yang jutek mampus,” jawab Ilham,
Saat Raia and the gank ngobrol, Bisma datang menghampiri Raia, kantin mendadak hening, semua perhatian tertuju pada Bisma,
“gue boleh pinjem Raianya bentar nggak?,” tanya Bisma,
“boleh, tapi balikinnya nggak boleh lecet setitik pun ya,” jawab Kenya,
“nggak lah,” ucap Bisma sambil menarik Raia menuju taman belakang,
Saat di taman belakang, Raia dan Bisma hanya terdiam, sampai saat Bisma memulai pembicaraan,
“gue nggak betah back street, gue tau loe sakit,” ujar Bisma,
“lih, pedenya,” ucap Raia sambil tersenyum,
“ye, ngaku aja, loe cemburu kan pas gue di cubitin pipinya sama cewek-cewek itu,” kata Bisma dengan pedenya,
“he??, ngarti dari mana loe?,” tanya Raia,
“dari mata loe, mata loe yang ngomong ke gue, katanya loe cemburu,” jawab Bisma,
“alah, gombal,” ucap Raia,
“udah, yang pasti, entar gue mau ngebuka hubungan kita pas pertandingan futsal, ya kalo bisa pas SMA kita menang,” ujar Bisma,
“hah, gila loe,” Raia kaget,
“udah, yang pasti entar gue mau ngebuka hubungan kita,” ujar bisma sambil pergi meninggalkan Raia sendiri,
“gila nih cowok gue,”batin Raia geleng-geleng,
Raia berjalan gontai menuju kelasnya, sepanjang jalan dia hanya bisa membayangkan hal apa yang akan terjadi nanti sore,
“kenapa loe Rai?,” tanya Kenya,
“nggak apa, gue laper aja,” jawab Raia berbohong,
“entar sore loe liat futsal nggak?,” tanya Dikky,
“insya allah liat,” jawab Raia.
***
Sore harinya Raia dan kenya melihat pertandingan futsal, kedua team bermain dengan sengit, namun akhirnya SMA Tunas Bangsa menjadi pemenangnya,
“kak Bisma!!!!,” teriak cewek-cewek saat Bisma berjalan menuju pinggir lapangan,
Bisma tengak-tengok mencari seseorang, sampai pandangannya tertuju pada Raia, Bisma berjalan mendekati Raia,
“hai sayang,” sapa Bisma,
Raia terkejut sontak berdiri dari duduknya, semua langsung bertanya-tanya, kenapa Bisma memanggil Raia “Sayang”
“kak, bukannya kakak jomblo ya?,” tanya seseorang,
“kapan aku bilang kalo aku jomblo?,” Bisma balik bertanya,
“hla, kakak, nggak pernah jalan sama pacar kakak,” orang itu menjawab,
“kalo aku nggak jalan sama pacarku terus aku jomblo?, aku Cuma nggak mau Raia kikuk, secara dia kutu buku,” ujar Bisma,
Semua diam, tersenyum tipis, ada yang sedih, ada juga yang merasa lega,
“akhirnya, bro, loe ngakuin cewek loe juga,” ujar teman seteamnya,
“akhirnya, sist, loe ngakuin cowok loe juga,” ujar Kenya, Dikky, dan Ilham,
Bisma memeluk Raia, namun Raia melepaskan pelukan itu,
“hlo kenapa?,” tanya Bisma,
“bau kringet,” jawab Raia,
“hahahahahahahahahaaaa....” semua tertawa
*ini hanyalah karangan fiktif belaka, mohon maaf bila ada kesamaan nama, tempat, kejadian, itu hanya kebetulan belaka, hehe*
Twitter update
Followers
Labels
- ♥ my story ♥ (19)
- about Indonesia (1)
- CERBUNG (2)
- koleksi cerpen (2)
- let's study (2)
- lirik lagu (8)
- news (2)
- other (4)
- Pendidikan (1)
- PHOTOS (5)
- poem (6)
- Tips (6)
About Me
24 Februari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar