Dia yang bikin kamu tersenyum tiba-tiba menghilang. Bukan pergi
atau mati. Dia hanya menghilangkan sesuatu yang membuatmu tersenyum dari
dirinya. Sakit mungkin?, bukan mungkin
tapi memang sakit. Awalnya tegur sapa itu biasa, tapi sekarang mungkin menjadi
hal langka, atau bahkan bisa disebut suatu keajaiban yang terjadi. Aku mengalami
itu. Sakit banget, air mata seolah-olah memproduksi 1000x lebih banyak. Terimakasih
untuk sakit yang kini kau timpakan padaku, membuatku belajar cara mencintai
orang lain setelah kamu nantinya.
kejadian ini biar menjadi sebuah kenangan, dimana aku mencintai orang yang sama sekali tidak mencintaiku. semoga akan ada yang lebih baik lagi nantinya. Terimakasih untuk semuanya

